Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro

Entaskan Gizi Buruk, Dompet Dhuafa Lampung Gulirkan Pos Genzi di Metro

Metro–Menurut Laporan Studi Status Gizi Indonesia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, prevalensi wasting di Lampung tahun 2022 sebesar 7%. Sementara di Kota Metro angka prevelensi wasting lebih besar dari Provinsi Lampung yakni sebesar 8,4%.

Untuk itu, beragam upaya terus dilakukan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat untuk berusaha menurunkan angka wasting tersebut. Termasuk Dompet Dhuafa Lampung yang turut berkomitmen membantu menyelamatkan masa depan anak bangsa dengan pengentasan gizi buruk melalui program kesehatan.

Pos Gerakan Sadar Gizi (GENZI) merupakan salah satu program di pilar kesehatan Dompet Dhuafa Lampung. Pos Genzi merupakan intervensi perbaikan gizi balita wasting dan berisiko wasting melalui pendidikan pangan lokal dan perubahan perilaku makan yang berlangsung secara terus menerus selama 12 hari di Pos Genzi.

Baca Juga: Audiensi dengan Walikota Metro, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung Bahas Kolaborasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Wasting merupakan kondisi berat badan anak terhadap tinggi badannya yang tidak proporsional atau sangat kurang bahkan berada di bawah rentang angka normal. Dalam kondisi wasting perawakan anak akan tampak kurus atau sangat kurus karena berat badan tidak sepadan dengan tinggi badan.

Selain risiko kematian yang tinggi, anak penderita wasting yang tidak tertangani dengan baik berisiko 3 kali lebih tinggi menjadi stunting.

Program Genzi ini bermitra dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Lampung dan kader posyandu setempat selaku pelaksana program.

Sejak akhir Januari lalu, program pos Genzi telah berlangsung di Kota Metro, tepatnya di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. Saat ini program Genzi telah memasuki tahap monitoring dan evaluasi. Total sejumlah 20 anak dan orangtua sebagai penerima manfaat program pos Genzi ini.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar mengutarakan bahwa pemilihan lokasi berdasarkan koordinasi dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Metro.

“Pemilihan lokasi tentu kami berkoordinasi dengan Dinkes setempat yang merekomendasikan lokus-lokus yang ada di Kota Metro, sehingga program ini benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Upaya Dompet Dhuafa dalam Pengentasan Gizi Buruk di Lampung

Baca Juga: Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

Program Pos Genzi adalah bentuk kepedulian Dompet Dhuafa Lampung kepada masyarakat terkait pentingnya kesadaran gizi dan pola hidup sehat. Selain itu, program ini bertujuan untuk membantu memulihkan berat badan anak.

 

Karin selaku pelaksana program Genzi dari AIMI Lampung menyebutkan bahwa setelah satu bulan hingga 2 bulan program ini berlangsung, terdapat beberapa penerima manfaat yang mengalami peningkatan berat badan. Sementara ada pula yang mengalami penurunan karena sempat sakit.

“Alhamdulillah setelah monitoring kedua, terdapat beberapa yang mengalami peningkatan berat badan,” ujarnya.

Rohwati (53) salah satu kader posyandu di Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat bercerita terkait pengalamannya dalam mendampingi dan memantau pelaksanaan program Pos Genzi selama 12 hari tersebut.

Rohwati bercerita bahwa Ia merasa tertolong dengan adanya program Pos GENZI yang telah memberikan edukasi sehingga ada perubahan perilaku pola asuh orang tua dan pola makan anak.

“Terima kasih AIMI dan Dompet Dhuafa, kami para kader dan orang tua mendapatkan ilmu baru dan dapat kami bagikan dan praktekkan terus kedepannya,” terang Rohwati.

Melalui program ini terjadi perubahan perilaku yang terlihat pada orang tua dan juga anak. Anak-anak sudah terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Kini, para orang tua menjadi lebih kreatif untuk memberikan makanan kepada buah hatinya.

“Sekarang orang tua tidak lagi bingung untuk memberikan makanan kepada balita, karena tidak lagi memisahkan makanan anak dan makanan sehari-hari. Anak memakan apa yang dimakan orang tua,” ucapnya.

Riyanti (32) salah satu penerima manfaat program ini juga bercerita bahwa anaknya kini menjadi lebih lahap makan. Karena sebelumnya cukup sulit untuk makan.

“Alhamdulillah berkat program genzi ini, kami ibu-ibu jadi lebih kreatif. Sekarang anak jadi suka ngemil juga,” tutur Riyanti bercerita.

Tingkatkan Literasi Keuangan, Dompet Dhuafa Lampung-Intitut Teknologi Sumatera Ajak Kelola Uang Sejak Mahasiswa

Tingkatkan Literasi Keuangan, Dompet Dhuafa Lampung-Intitut Teknologi Sumatera Ajak Kelola Uang Sejak Mahasiswa

Lampung Selatan–Dompet Dhuafa Lampung bersama Institut Teknologi Sumatera (Itera) berkolaborasi mengadakan seminar cerdas kelola uang sejak mahasiswa. Agenda ini berlangsung pada Sabtu (23/03) di Masjid At Tanwir ITERA.

Narasumber dalam seminar tersebut adalah Nadia Isnauri Harsya selaku certified financial planner dan Yogi Achmad Fajar, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung selaku moderator.

Ikut hadir dalam agenda ini, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Akademik  ITERA, Sri Sulistiawati, Kepala Bagian Akademik dan Umum, Pujiono, dan Ketua DKM Masjid Raya At-Tanwir ITERA, Frijan Masa’i.

Baca Juga: Audiensi dengan Rektor ITERA, DD Lampung Ajak ITERA Kuatkan Kolaborasi Kebaikan

Baca Juga: Hari Ketiga Ramadan, Dompet Dhuafa Lampung Berbagi Ratusan Paket Makanan

Dalam sambutannya, Sri Sulistiawati mengapresiasi atas kegiatan kolaborasi kebaikan yang berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih, baik kepada Dompet Dhuafa Lampung sekaligus pemateri. Semoga dengan terselenggaranya seminar cerdas kelola uang sejak mahasiswa ini bisa menambah kesadaran tentang pentingnya mengelola keuangan,” ujarnya.

Selain itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar berharap agar mahasiswa dapat menerapkan dengan baik ilmu pada agenda tersebut.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi pengetahuan untuk mahasiswa. Harapannya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Nadia Harsya dalam materinya menyampaikan pentingnya mengelola keuangan.

“Kenapa sih harus repot-repot mengatur uang, karena satu alasannya, ini adalah wujud syukur kita terhadap rezeki,” ucapnya.

Nadia juga menjelaskan bagaimana cara menyisihkan uang untuk ditabung bukan menyisakan uang untuk di tabung. Nadia menekankan pula untuk fokus terhadap kebutuhan bukan keinginan.

Selanjutnya, sesi selanjutnya yakni tanya jawab dan berakhir dengan buka puasa bersama.

PT Bukit Asam Tbk Ajak Aparatur Desa Sidodadi Kunjungi Maggotin Dompet Dhuafa Lampung

PT Bukit Asam Tbk Ajak Aparatur Desa Sidodadi Kunjungi Maggotin Dompet Dhuafa Lampung

Lampung Selatan – Melihat potensi budidaya maggot yang dapat dijadikan sebagai solusi mengatasi sampah organik dan dapat menambah pendapatan masyarakat, PT Bukit Asam Tbk ajak aparatur Desa Sidodadi berkunjung ke Program Maggotin Dompet Dhuafa.

Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung merupakan salah satu desa dampingan CSR (Corporate Social Responsbility) PT Bukit Asam Tbk Unit Pelabuhan Tarahan.

Aparatur Desa Sidodadi yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Dusun dan penggerak lingkungan berkunjung ke Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung pada Kamis siang (22/02/2024).

Di Kandang Maggotin, para aparatur desa belajar tentang bagaimana cara membudidayakan maggot, mulai dari penyiapan pakan hingga produksi telur maggot.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Luncurkan Program Maggotin, Inovasi Pendistribusian Ziswaf Solusi Atasi Sampah Organik

 

Baca Juga: Sambangi Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung, PT Bukit Asam Tbk Lepaskan 10.000 Bibit Ikan Lele

Tak hanya itu, para peserta kunjungan ini juga melihat proses peternakan terpadu ternak maggot, budidaya ikan dan peternakan unggas.

Selepas melihat proses budidaya maggot, Kepala Desa Sidodadi, Tunggal mengatakan bahwa budidaya maggot ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Tunggal juga mengatakan bahwa ia dan aparatur desa sangat tertarik untuk membuat program budidaya maggot di Desa Sidodadi.

“Kami sangat tertarik, melihat proses budidaya dan juga peluangnya, kami juga ingin membuat yang serupa di desa Sidodadi. Nanti kami diskusikan lagi dengan Bumdes dan juga dengan CSR PT Bukit Asam” ucap Tunggal.

Baca Juga: Wisata Edukasi Maggot, Siswa Yayasan Rasyid Sedayu Kunjungi Lokasi Program Dompet Dhuafa Lampung

Maggotin Sebagai Laboratorium Pembelajaran

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyambut baik kedatangan para aparatur Desa Sisodadi. Menurut Yogi, Dompet Dhuafa Lampung sangat terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar budidaya maggot.

“Selamat datang di kandang Maggotin, program maggotin ini menjadi salah satu inovasi pendayagunaan zakat Dompet Dhuafa. Kami sangat menyambut baik teman-teman dari Desa Sidodadi. Kami, juga merancang Program Maggotin ini sebagai tempat edukasi. Terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar budidaya maggot,” ungkap Yogi.

Program Maggotin menjadi salah satu program lingkungan Dompet Dhuafa. Selain itu, program maggotin juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi para penerima manfaat dari hasil penjualan maggot dan peternakan terpadu.

Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

Bantu Penanganan Stunting di Pringsewu, Dompet Dhuafa Lampung Terima Piagam Penghargaan Bupati Pringsewu

PRINGSEWU–Dompet Dhuafa Lampung menerima penghargaan atas kontribusi dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pringsewu.

Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah menyerahkan piagam penghargaan secara langsung kepada Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar pada Selasa, (20/02/2024) di Urban Style Hotel, Kabupaten Pringsewu.

Selain Dompet Dhuafa Lampung, terdapat 7 mitra lainnya yang mendapatkan penghargaan serupa, di antaranya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Lampung, mitra kebaikan Dompet Dhuafa Lampung.

Penghargaan ini diberikan dalam agenda Rapat Koordinasi Rembuk Stunting Kabupaten Pringsewu.

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dalam percepatan penurunan stunting di Pringsewu.

“Penyelesaian dan penurunan stunting tidak bisa kami lakukan sendiri, perlu dukungan berbagai elemen. Alhamdulillah, atas dukungan berbagai instansi dan elemen masyarakat, menurut SSGI prevelensi stunting Kabupaten Pringsewu tahun 2022 sudah menyentuh angka 16,3%,” paparnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyampaikan rasa syukur atas apresiasi tersebut. Yogi mengatakan adanya penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kiprah Dompet Dhuafa Lampung dalam menanggulangi permasalahan sosial melalui gerakan zakat.

“Alhamdulillah ini berkah untuk semua yang terlibat, utamanya amil dan para donatur Dompet Dhuafa Lampung. Ini memacu kami untuk lebih semangat dan sungguh-sungguh berkontribusi dalam penanganan stunting di Lampung,” jelas Yogi.

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Baca Juga: Kolaborasi Cegah Stunting, Pj Bupati Pringsewu Apresiasi DD Lampung dan AIMI Lampung

Kiprah Dompet Dhuafa Lampung dalam Penanganan Stunting di Pringsewu

Sejak 2023 Dompet Dhuafa Lampung bersama AIMI Lampung menyelenggarakan program Pos Gerakan Sadar Gizi (Pos Genzi) di Pringsewu.

Melalui program ini, Dompet Dhuafa Lampung melakukan intervensi selama 12 hari pada anak-anak stunting dan yang berisiko stunting.

Kemudian, Dompet Dhuafa Lampung juga memberikan edukasi kepada para ibu yang berasal dari keluarga dhuafa.

“Insya Allah di tahun 2024 ini, Dompet Dhuafa Lampung dan AIMI Lampung akan menyelenggarakan program Pos Genzi kembali di Kabupaten Pringsewu di lokus yang berbeda,” ujar Yogi.

Selain itu, Dompet Dhuafa Lampung juga aktif menyalurkan paket gizi anak sehat dan paket gizi ibu hamil.

Pada akhir kegiatan, Dompet Dhuafa Lampung juga turut menandatangani komitmen penurunan stunting di Kabupaten Pringsewu tahun 2024.

Dompet Dhuafa Lampung Sukses Gelar Community Gathering Bersama Puluhan Komunitas Lampung

Dompet Dhuafa Lampung Sukses Gelar Community Gathering Bersama Puluhan Komunitas Lampung

Dompet Dhuafa Lampung-Dompet Dhuafa Lampung menyelenggarakan agenda Community Gathering dengan tajuk “Merawat dan Menguatkan Kolaborasi Kebaikan”

Agenda ini berlangsung pada Senin (19/02) di Cafe Kopi Legend, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. Sebanyak 50 orang dari 34 lintas komunitas di Lampung hadir dalam agenda ini.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran para perwakilan komunitas. Apalagi ditengah cuaca yang sedang hujan.

Yogi menyebutkan bahwa agenda ini sebagai ajang silaturahmi antara komunitas di Lampung dan Dompet Dhuafa Lampung. Ia berharap bahwa melalui agenda ini akan mempererat hubungan dan juga memperkuat kolaborasi-kolaborasi kebaikan lainnya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih untuk teman-teman yang sudah pernah berkolaborasi bersama kami. Dengan bantuan teman-teman komunitas, Dompet Dhuafa Lampung dapat semakin luas membantu masyarakat Lampung,” paparnya dalam sambutan.

Selanjutnya, Adji Agung Penggalih, Staf Partnership Dompet Dhuafa Lampung memaparkan berbagai portofolio kebaikan kolaborasi antara komunitas dan Dompet Dhuafa Lampung.

Diskusi Peran Komunitas dalam Penanganan Permasalahan di Lampung

Kemudian acara berlanjut ke sesi diskusi bertema peran komunitas dalam penyelesaian permasalahan di Lampung. Diskusi ini dipandu oleh wawan Setiawan selaku staf program ekonomi dan pemberdayaan Dompet Dhuafa Lampung.

Pada sesi diskusi ini, setiap peserta menuliskan pendapatnya terkait permasalahan yang harus segera teratasi di Lampung dan apa saja kegiatan-kegiatan sosial yang sudah pernah terlaksana oleh komunitas. Jawaban-jawaban dari peserta menjadi bahan untuk diskusi.

Setelah itu, para peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan mendiskusikan terkait permasalahan ekonomi, pendidikan, sosial dan lingkungan yang ada di Lampung beserta solusi atas masalah tersebut.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung bersama Puluhan Komunitas se-Lampung Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Baca Juga: Temu Kolaboraksi Palestina: Nyala Api Perjuangan Rakyat Palestina

Selanjutnya perwakilan kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut.

Melalui sesi diskusi ini, Wawan mengajak komunitas untuk terus terlibat aktif dan berkontibusi bagi masyarakat melalui program-program yang ada di komunitasnya.

“Teman-teman kita sebagai generasi muda, sebagai agent of change, bisa turut berkontribusi di masyarakat melalui program-program sosial dan lainnya yang ada di komunitas masing-masing. Kami apresiasi atas apa yang telah komunitas teman-teman lakukan dan mari terus lanjutkan kebaikan-kebaikan tersebut,” ujarnya.

Perwakilan komunitas menyambut hangat dan positif agenda ini. Mereka aktif berpartisipasi menyuarakan pendapat dan peluang kolaborasi-kolaborasi bersama.

“Alhamdulillah agenda hari ini sangat positif. Semoga kolaborasi kebaikan terus berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aldo salah satu peserta temu komunitas.

Agenda community gathering juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi dalam berbagai peluang-peluang kebaikan menyongsong Ramadan 1445 Hijriah.

Temu Kolaboraksi Palestina: Nyala Api Perjuangan Rakyat Palestina

Temu Kolaboraksi Palestina: Nyala Api Perjuangan Rakyat Palestina

Dompet Dhuafa Lampung – Dompet Dhuafa Lampung selenggarakan agenda Temu Kolaboraksi Untuk Palestina pada Kamis, (25/01/2024). Agenda ini berlangsung di Masjid Darul Fattah, Rajabasa, Bandar Lampung.

Agenda ini bertujuan untuk terus menghangatkan isu Palestina di masyarakat dan sebagai bentuk pertangungjawaban amanah donatur Dompet Dhuafa Lampung.

Kegiatan ini diawali dengan laporan kolaborasi peduli Palestina sekaligus apresiasi untuk seluruh mitra dan masyarakat yang terlibat. Kemudian berlanjut dengan sesi humanitalk membahas kondisi terkini di Palestina bersama Husein Gaza-aktivis kemanusiaan, dan sejarah singkat Palestina bersama Hafi Suyanto-Dosen STIT Darul Fattah.

Hadir dalam kegaitan temu kolaboraksi Palestina ini  sebanyak 250 peserta. Terdiri dari mitra, media dan masyarakat umum.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menjelaskan bantuan yang telah tersalurkan dan bagaimana proses penyalurannya.

“Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan melalui berbagai skema, di antaranya melalui mitra lokal yang ada di sana, melalui pemerintah Indonesia dan juga bantuan Indonesian Humanitarian Alliance yang dikawal langsung oleh tim Dompet Dhuafa,” ujarnya.

Yogi juga mengapresiasi setinggi tingginya terhadap dukungan dan amanah untuk Palestina dari seluruh mitra strategis.

Baca Juga: OSIS SMA N 2 Bandar Lampung Bantu Warga Palestina Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Baca Juga: Jum’at Berkah, Beeme Gandeng Dompet Dhuafa Lampung Wujudkan Kepedulian Terhadap Palestina

Pengalaman Langsung Husein Gaza di Palestina

Sementara itu, Husein Gaza menceritakan pengalaman pribadinya selama 13 tahun tinggal di Palestina.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana bom-bom zionis Israel menyerang rakyat Palestina. Bagaimana seorang ibu harus kehilangan 4 orang anaknya secara bersamaan tepat di depan matanya. Terakhir saya gagal 4 kali untuk evakuasi dari Palestina. Karena serangan-serangan dari Israel,” ucapnya.

Husein mengingatkan bahwa Palestina adalah tanggung jawab seluruh umat Islam.

“Kita tidak boleh tenang dan diam saja melihat genosida yang terjadi hari ini di Palestina. Edukasi isu tentang Palestina harus terus membumi dan masyarakat memperbincangkannya. Jangan jadikan isu sampingan tapi jadikan isu utama dan jangan berikan tenaga ataupun harta sisa untuk Palestina,” ujarnya dengan lantang.

Hafi Suyanto, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Fattah, menyampaikan bahwa sudah sejak lama Israel melakukan serang ke Palestina. Hingga menciptakan ketegangan berkelanjutan sampai saat ini.

“Warga Gaza, mengalami kesulitan selama puluhan tahun. Tapi mereka selalu menunjukkan keberanian mempertahankan Al Aqsa dan wilayah Palestina. Mereka tidak pernah gentar melawan zionis Israel,” tuturnya.

Agenda berakhir dengan doa bersama oleh Husein Gaza, lantunkan doa terbaik untuk para mujahid di Palestina. Berharap agar kolaborasi masyarakat Indonesia yang berlangsung  selama ini dapat bermanfaat dan semakin menguatkan rakyat Palestina.

Baca Juga: RS Griya Medika Tulang Bawang Donasi Palestina Lewat Dompet Dhuafa Lampung

Wisata Edukasi Maggot, Siswa Yayasan Rasyid Sedayu Kunjungi Lokasi Program Dompet Dhuafa Lampung

Wisata Edukasi Maggot, Siswa Yayasan Rasyid Sedayu Kunjungi Lokasi Program Dompet Dhuafa Lampung

Dompet Dhuafa Lampung-Pembelajaran bagi anak tidak terbatas hanya di dalam kelas. Pembelajaran di luar kelas memungkinkan para siswa untuk memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang tidak dapat dipelajari di dalam kelas.

Metode pembelajaran luar kelas terdapat berbagai bentuk, salah satunya melalui kegiatan wisata edukasi (edutrip). Hal ini pula yang diterapkan oleh Yayasan Rasyid Sedayu di Lampung Selatan.

Sebanyak 25 siswa-siswi yang berasal dari TKIT dan SDIT Rasyid Sedayu melakukan kunjungan ke salah satu lokasi program pemberdayaan Dompet Dhuafa Lampung, Selasa (22/01/2024).

Baca Juga: Sambangi Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung, PT Bukit Asam Tbk Lepaskan 10.000 Bibit Ikan Lele

Baca Juga:Dompet Dhuafa Lampung Luncurkan Program Maggotin, Inovasi Pendistribusian Ziswaf Solusi Atasi Sampah Organik

Kunjungan ini dalam rangka mengajak anak-anak untuk melakukan wisata edukasi (edutrip) ke kandang program Maggotin Dompet Dhuafa Lampung yang terletak di Karang Anyar, Lampung Selatan. Maggotin adalah program ekonomi berbasis lingkungan yang diinisiasi Dompet Dhuafa Lampung.

Program Maggotin Karang Anyar telah membudidayakan maggot yang kemudian terintegrasi dengan peternakan unggas dan budidaya ikan air tawar.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar menyambut bahagia kedatangan para murid dari Yayasan Rasyid Sedayu. Sebab, edutrip ini merupakan yang pertama kali berlangsung di program MaggotIn.

“Alhamdulillah, senang sekali dengan kehadiran adik-adik siswa-siswi Rasyid Sedayu. Di Kandang Maggotin ini mereka belajar dan bersenang-senang terkait sampah organik dan ulat maggot,” ungkap Yogi.

Yogi mengucapkan rasa terima kasih atas kunjungan siswa-siswi Yayasan Rasyid Sedayu. Ia pun berharap bahwa kegiatan ini akan bermanfaat untuk para peserta.

Wisata Edukasi Siswa-Siswi Rasyid Sedayu

Dalam agenda edutrip ini, anak-anak TK hingga SD kelas 3  berkeliling dan belajar tentang pengelolaan sampah organik melalui ulat maggot. Pertama, para siswa belajar terkait jenis-jenis sampah yakni organik dan non-organik beserta contoh-contohnya. Kemudian 25 anak tersebut  masuk ke kandang maggot.

Di kandang maggot, anak-anak melihat secara langsung proses ulat maggot memakan sampah organik yang telah melalui proses fermentasi.

“Di sebelah kanan dan kiri, adik-adik bisa melihat ulat maggot. Ini ulat yang memakan sampah organik hingga habis,” ujar Wawan menjelaskan selaku penanggung jawab program MaggotIn.

Wawan juga menjelaskan terkait siklus kehidupan maggot, mulai dari lalat, bertelur hingga menjadi ulat maggot. Lebih lanjut Wawan menjelaskan fungsi lain dari ulat maggot. Yakni, sebagai pakan untuk hewan ternak dan juga ikan.

Wawan bahkan mengajak anak-anak untuk memegang dan memberi makan langsung ayam, itik dan ikan yang terdapat dalam program Dompet Dhuafa Lampung tersebut.

Meski sempat merasa takut, banyak anak-anak yang memberanikan diri memegang maggot.

“Ulatnya geli ya, dia gerak-gerak,” ucap salah satu peserta edutrip.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung dan FEBI UIN Raden Intan Lampung Jalin Kerjasama Beasiswa Mahasiswa Berbasis Program Kantin Kontainer

 

Baca Juga: Yayasan Pendidikan Rasyid Sedayu Salurkan Donasi Kemanusiaan Palestina Melalui Dompet Dhuafa Lampung

Setelah memegang langsung ulat maggot, para peserta justru semakin antusias dan berebutan untuk memegang dan memberi makan ayam, itik dan ikan.

“Awas-awas, cepetan ulatnya geli gerak-gerak,” teriak salah satu peserta sembari lari untuk memberik makan itik.

Selanjutnya, para peserta belajar terkait pupuk yang berasal dari maggot. Selain belajar terkait maggot dan jenis-jenis sampah, Dompet Dhuafa Lampung memberikan kuis berhadiah untuk siswa di akhir kegiatan. Mereka berebutan untuk menjawab pertanyaan.

Kepala SDIT Rasyid Sedayu, Tia Paramitha mengucapkan terima kasih atas kesempatan edukasi kepada para siswanya.

“Terima kasih Dompet Dhuafa Lampung telah mengajak kami berkunjung ke sini. Anak-anak bahagia bisa belajar terkait sampah organik, maggot dan sebagainya. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” tuturnya.

Sambangi Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung, PT Bukit Asam Tbk Lepaskan 10.000 Bibit Ikan Lele

Sambangi Kandang Maggotin Dompet Dhuafa Lampung, PT Bukit Asam Tbk Lepaskan 10.000 Bibit Ikan Lele

Dompet Dhuafa Lampung– Melalui dana hibah perusahaan, PT Bukit Asam Tbk unit Pelabuhan Tarahan support program maggotin Dompet Dhuafa Lampung di Karang Anyar Lampung Selatan.

Kelompok Maggotin Karang Anyar telah membudidayakan maggot yang kemudian terintegrasi dengan peternakan unggas dan budidaya ikan air tawar.

Kelompok pembudidaya maggot binaan Dompet Dhuafa Lampung menerima bantuan bibit ikan lele sebanyak 10.000 ekor. Sebanyak 4 orang perwakilan kelompok menerima bantuan tersebut.

Penyerahan dan pelepasan ikan secara simbolis berlangsung pada Selasa (23/01/2024) di Kandang Maggotin Karang Anyar Lampung Selatan.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung Luncurkan Program Maggotin, Inovasi Pendistribusian Ziswaf Solusi Atasi Sampah Organik

Baca Juga: Dompet Dhuafa Lampung dan FEBI UIN Raden Intan Lampung Jalin Kerjasama Beasiswa Mahasiswa Berbasis Program Kantin Kontainer

Paiman sebagai salah satu penerima manfaat program ini mengaku senang mendapatkan bantuan bibit ikan ini.

“Sangat membantu karena kami juga masih terbatas secara dana untuk membeli bibit ikan, khususnya lele,” ungkap Paiman (40).

Sementara itu pihak PT Bukit Asam Tbk unit Pelabuhan Tarahan, menyambut baik program Maggotin Dompet Dhuafa Lampung.

“Program (maggotin) ini merupakan kegiatan yang positif karena berkaitan dengan pengurangan sampah. InsyaAllah, kami siap mendukung program ini dan semoga bisa direplikasi di tempat lain,” ucap Spesialis Pengembangan Komunitas, Ajis Purnomo.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar memberikan apresiasi dan sangat membuka peluang kolaborasi lainnya dengan PT Bukit Asam Tbk dengan Dompet Dhuafa Lampung.

Menurut Yogi, Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan yang juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat selalu berkomitmen menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi PT Bukit Asam Tbk atas dukungan ini. Kami juga membuka selebarnya pintu kejasama, utamanya dalam pemberdayaan masyarakat dan juga program-program lingkungan,” terang yogi.

Baca Juga: Kemarau Berkepanjangan, Dompet Dhuafa Lampung-Lampung Geh Peduli Salurkan Air Bersih di Way Gubak

Komitmen Berdayakan Yatim, Dompet Dhuafa Lampung-Berkah Madani Center Luncurkan Program Yatimpreneur

Komitmen Berdayakan Yatim, Dompet Dhuafa Lampung-Berkah Madani Center Luncurkan Program Yatimpreneur

Dompet Dhuafa Lampung– Sering kali kita jumpai dalam masyarakat berbagai kondisi yang tak terbayangkan. Di mana seorang anak harus menjadi tulang punggung keluarga, karena ayahnya yang sudah tiada.

Melihat kondisi ini, Dompet Dhuafa Lampung bersama MPZ Baitulmaal Berkah Madani Center meluncurkan program Yatimpreneur. Agenda ini berlangsung di Surau Berkah Madani Center, Way Kandis, Bandar Lampung pada Ahad, (07/01/2024).

Program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Dompet Dhuafa Lampung dan MPZ Baitulmaal Berkah Madani Center dalam mengembangkan life skill entrepreneur para yatim.

Dalam sambutannya, Bayu Ari Wibowo selaku Pengasuh Yayasan Berkah Madani Center berpesan bahwa keterbatasan bukanlah menjadi alasan untuk berkembang.

“Dari segala keterbatasan inilah, kita harus bisa memaksimalkan potensi kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bayu mengutarakan bahwa jiwa dan pribadi entrepreneurship perlu dimiliki oleh setiap insan.

“Karakter entrepreneur harus ada di setiap jiwa dan insan. Entrepeneur itu karakter yang kreatif, inovatif dan berpikir merdeka.”

Baca Juga: Riang Bahagia Para Santri, Terima Al-Qur’an Baru dari Dompet Dhuafa Lampung

Pembukaan launching beasiswa yatimpreneur
Pembukaan launching beasiswa yatimpreneur

Baca Juga: Luaskan Kebermanfaatan, Dompet Dhuafa Lampung Distribusikan Ratusan Al-Quran di Mesuji

Yatimpreneur, Inovasi Berdayakan Yatim.

Program yatimpreneur menjadi salah satu inovasi dalam memberdayakan yatim.

“Program ini bertujuan untuk membentuk karakter entrepreneur para yatim. Sehingga menjadi pribadi yang unggul, tangguh dan menginspirasi,” ucap Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar dalam sambutannya.

Yogi berharap program beasiswa yatimpreneur nantinya bisa menjadi inspirasi berbagai pihak lain untuk terus memuliakan para yatim.

Agenda peluncuran program ini mengawali pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan para penerima manfaat. Sebanyak 6 penerima beasiswa yang telah terseleksi akan mengikuti pelatihan intensif terkait entrepreneurship selama 4 minggu.

Para peserta nantinya akan memperoleh pendampingan dan pembinaaan serta bantuan modal usaha di akhir program.

Baca Juga: Menunjang Pelayanan RS. AKA Sribhawono, Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawat Inap

FGD Yatimpreneur
FGD Yatimpreneur

Baca Juga: Komitmen Atasi Stunting, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Paket Gizi di Pringsewu

Selain itu, dalam agenda launching ini diadakan pula sesi Focus Group Discussion (FGD). Bertujuan untuk menggali lebih detail terkait kebutuhan materi pelatihan para peserta, kondisi bisnis, dan pengembangan usaha kedepan.

Khairulisun (19) salah satu penerima beasiswa yatimpreneur merasa senang dan bersyukur telah terpilih sebagai peserta beasiswa yatimpreneur.

“Alhamdulillah, bisa mendapatkan ilmu, teman dan pengalaman. Semoga kegiatan ini menjadikan saya pribadi yang lebih baik lagi. Serta bisa membuka lowongan pekerjaan dan memotivasi anak2 muda untuk berwirausaha,” ucapnya

Peserta Beasiswa Yatimpreneur
Peserta Beasiswa Yatimpreneur
Luaskan Kebermanfaatan, Dompet Dhuafa Lampung Distribusikan Ratusan Al-Quran di Mesuji

Luaskan Kebermanfaatan, Dompet Dhuafa Lampung Distribusikan Ratusan Al-Quran di Mesuji

Dompet Dhuafa Lampung—Melansir dari penelitian internal Kementerian Agama RI, setiap tahunnya Indonesia membutuhkan sekitar 6 juta mushaf Al-Quran.

Faktanya, sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, persediaan kitab suci Al-Quran Indonesia masih sangat jauh dari kebutuhan di masyarakat.

Hingga saat ini, beberapa wilayah di penjuru Lampung, masih terdapat banyak masjid, musala, TPA, hingga pondok pesantren yang kekurangan Al-Quran.

Merespon kondisi tersebut, Yogi Achmad Fajar, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung berkomitmen untuk membantu berbagai wilayah yang kekurangan Al-Quran.

“Menjelang akhir tahun 2023, kami akan terus meluaskan kebermanfaatan dan membantu mencetak generasi qurani melalui program Sedekah Al-Qur’an. Kami terus berupaya dan merespon kebutuhan-kebutuhan Al-Qur’an di seluruh Provinsi Lampung,” ujar Yogi.

Baca Juga: Riang Bahagia Para Santri, Terima Al-Qur’an Baru dari Dompet Dhuafa Lampung

 

Baca Juga: Momen Hut RI 78, Dompet Dhuafa Lampung Salurkan Puluhan Al-Qur’an dan Bingkisan Guru Ngaji di Teluk Ujung Selatan Lampung

Tebar Al-Quran Hingga Ke Mesuji

Atas semangat menyampaikan amanah donatur, tim Dompet Dhuafa Lampung menempuh kurang lebih 200 km perjalanan untuk salurkan Al-Quran pada Kamis, 28 Desember 2023.

Sejumlah 130 Al-Quran, 95 iqro dan 95 Juz Amma tersalurkan di 4 lokasi yang terletak di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Masing-masing tempat mendapatkan bantuan dengan jumlah yang beragam menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Lokasi pertama yakni pondok pesantren Darussalamah Asshodiqiyah. Pondok yang terletak di Gedung Srimulyo, Kecamatan Way Serdang ini menerima 30 Al-qur’an, 15 iqro dan 15 Juz Amma.

Kemudian lokasi kedua yakni pondok pesantren Darun Najah yang terletak di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang. Bantuan sejumlah 40 Al-qur’an dan 20 Juz Amma diberikan untuk mendukung pembelajaran anak-anak.

Selanjutnya, di lokasi ketiga penyaluran, Dompet Dhuafa Lampung memberikan bantuan sebanyak 40 Al-Quran, 65 Iqro dan 60 Juz amma kepada TPA Al Huda, Desa Bujung Buring Baru, Kecamatan Tanjung Raya.

Lokasi keempat sekaligus terakhir, terletak di TPA Nurul Iman, Desa Rejobinangon, Kecamatan Simpang Pematang.
Di lokasi terakhir ini, Dompet Dhuafa Lampung memberikan bantuan 20 Al-Quran dan 15 iqro.

Maskur, Pengasuh TPA Al Huda bersyukur dan mengapresiasi bantuan yang telah diberikan.

“Alhamdulillah, terima kasih sudah datang jauh-jauh ke desa kami. Terima kasih telah memperhatikan kami dan telah membantu mencetak generasi yang akhlakul karimah. Semoga nanti bermanfaat bagi anak-anak sekalian,” ucapnya.